Tanggal 18 Agustus 2011, SCM mengadakan acara Festival Ramadhan 2011 yang sekaligus memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan RI dengan beberapa lomba yang sudah dilaksanakan sebelumnya di sekolah. Alfia adalah salah satu pengisi acara pada acara tersebut yaitu salah satu wakil dari kelas 1-fatima mengikuti lomba busana muslimah. Dengan persiapan seadanya, bunda membuat tema sederhana itu indah
. 
Bunda menyiapkan perlengkapan yang sudah tersedia di rumah yaitu Baju muslimah yang sudah ada dan asesoris bekas kartinian waktu masih di TK bulan April 2011. Ya memang, Alfia bukan pemenang (juara 1 atau 2) tetapi alfia sudah menjadi juara kami karena berani tampil di depan panggung dan berhak mendapatkan hadiah dari kami
.
Alhamdulillah….cedera kaki kanan (=engkel) Ayah sudah berangsur sembuh. Hampir 2bulan pemulihannya. Kalau kata yang udah pernah merasakan cedera seperti itu, pemulihan 2bulan termasuk cepat. Apabila mengingat waktu awal cedera sampai hampir seminggu tidak bisa jalan sama sekali dan bengkaknya tidak bisa membayangkan akan sembuh berapa lama. Dan dengan kondisi seperti itu betapa tersiksanya. Dengan bantuan pijet dan dibantu akupuntur, sudah bisa jalan agak cepat (belum bisa lari), naik motor (bisa ngerem), bisa ikut kerja bakti di lingkungan rumah.
Cederanya karena olahraga (sepak bola), dan bisa dibayangkan apabila seseorang yang punya hobi olahraga (bultang) harus beristirahat sampai benar-benar sembuh. Yah, kalau catur siapa takut?
Wow….haruuuummmm, bau masakan special Bunda.
Ahaa….Ayah ganteng, melihat Ayah habis potong rambut.
Hebat….dik miqdada minum susunya habis dan tempatnya dibawa ke belakang.
Termasuk memuji dirinya sendiri saat bisa memenangkan Juara 1 lomba mewarnai antar Paud se Kecamatan.![]()
Itulah beberapa spontanitas memuji Alfia terhadap apa yang pernah dilihat, dialami.
Kebiasaan memberikan pujian pada anak akan menumbuhkan spontanitas anak memuji itu sendiri. Kebisaan itu juga akan menumbuhkan rasa menghargai. Sebenarnya itu bukan hal yang sulit, tinggal membiasakan dalam keseharian kita. Banyak hal yang bisa diterapkan dilingkungan keluarga misalnya pada saat anak mau makan sendiri dan menghabiskannya, mau membereskan mainannya setelah bermain, ambil minum (air putih) sendiri pada saat haus, pergi ke kamar mandi sendiri dan saat pengin belajar mandi sendiri walaupun setelahnya kita yang bilas pake sabun lagi dll. Dan yang terpenting adalah pada saat anak bisa mandiri, muncul keberanian mencoba dan belajar terhadap hal-hal yang baru.
Seru…lucu…gemes…
Kalau sudah melihat dan memperhatikan perilaku, aktivitas anak-anak baik sedang sok serius, bermain ataupun usilnya muncul. Beraneka macam perilaku yang diperagakan oleh kedua anakku, seperti sedang bekerja di depan laptop (hahaha iya betul apapun bisa dijadikan laptop), ngobrol terima telphon, gaya marah-marah seperti disinetron (hah…kok bisa padahal gak ada tv di rumah), bunda sedang masak juga (ayam guringnya si ipin) dan masih banyak lagi.
Alhamdulillah….tidak terasa sudah satu bulan memasuki tahun 2010. Semoga pada tahun ini dan seterusnya dapat lebih mensyukuri atas nikmatNya.



Komentar Terakhir