Sudah satu bulan ini, sejak tahun ajaran baru kemarin saya menunaikanĀ salah satu tugas dan kewajiban sebagai ibu yaitu mengantar dan menemani anak sekolah. Faktanya emaknya ikut sekolah juga, dari awal sampai akhir kegiatan belajar. Tentunya dari tugas itu, imbasnya adalah berangkat ke kantornya jadi siang (sudah ijin sama Pak Manajer).
Karena sekolahnya masih harus ditemani dan ikut masuk kelas, jadi saya sendiri belum kenal dengan ibu-ibu pengantar yang lain. Alhamdulillah sudah ada kemajuan, sudah seminggu ini emaknya sudah tidak masuk kelas lagi artinya hanya menunggu di luar namun masih harus tetep kelihatan dari dalam. Mulai dari situ saya mulai kenalan dengan ibu-ibu yang lain. Mau tidak mau saya tetep harus berbaur dengan mereka. Banyak oblolan diantara mereka, mulai dari masakan, kehebohan anak, jualan baju danĀ makanan, nongkrong makan mie rebus sampai acara jalan-jalan di hari libur dan waktu luang sebelum anak-anak pulang sekolah dan para suami pulang kerja. Walaupun hanya sebagai pendengar saya jadi tahu pergaulan ibu-ibu pengantar anak sekolah. Saya salut dengan kebersamaan mereka, ternyata sudah beberapa kali mereka rame-rame menjenguk jika salah satu murid tidak muncul di sekolah karena sakit. Dan semua itu dikelola persatuan orang tua murid.





Komentar Terakhir